Selasa, 29 November 2016

Resume Softskill

Minggu ke 1

Prinsip Etika dalam bisnis serta etika dan lingkungan
 
Etika berasal dari bahasa Yunani “Ethos”  yang berarti adat istiadat atau kebiasaan, sehingga dalam pengertian ini etika berkaitan dengan keiasan hidp yang baik, baik pada diri sendiri maupun suatu masyarakat atau kelompok masyarakat.
Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku dalam kegiatan bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia. Artinya, prinsip-prinsip etika bisnis tersebut sangat erat terkait dengan sistem nilai yang dianut oleh masing-masing masyarakat.
Etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Inti dari etos bisnis ini adalah pembudayaan atau pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari suatu perusahaan yang sekaligus juga membedakannya dari perusahaan yang lain. Wujud dari etos bisnis ini antara lain berusaha pelayanan, pengutamaan mutu, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan sebagaimananya.
Stakeholders adalah semua pihak terkait yang berkepntingan dengan kegiatan suatu bisnis atau perusahaann. Pada umumnya ada dua kelompok stakeholdes, yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Kelompok primer terdiri dari pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, penyalur, dan konsumen. Srdangkan kelompok sekunder terdiri dari pemerintah setempat pemerintah asing, media massa, kelompok sosial, masyarakat setempat, serta masyarakat pada umumnya.

Minggu ke 2 

Model Etika dalam bisnis, Sumber nilai etika dan faktor-faktor yang mempengaruhi etika manajerial
 
Sumber dari segala moral dalam etika apapun dengan kebenarannya yang absolut. Tiada keraguan dan tidak boleh diragukan nilai-nilai etika yang bersumber dari agama. Agama berkorelasi kuat dengan moral. Setiap agama mengandung ajaran moral atau etika yang di jadikan pegangan bagi para penganutnya. Pada umumnya, kehidupan beragama yang baik akan menghasilkan kehidupan moral yang baik pula.
Etika merupakan ilmu yang mendalami standar moral perorangan dan standar moral masyarakat. Ia mempertanyakan bagaimana standar-standar diaplikasikan dalam kehidupan kita dan apakah standar itu masuk akal atau tidak masuk akal – standar, yaitu apakah didukung dengan penalaran yang bagus atau jelek.
Etika merupakan penelaahan standar moral, proses pemeriksaan standar moral orang atau masyarakat untuk menentukan apakah standar tersebut masuk akal atau tidak untuk diterapkan dalam situasi dan permasalahan konkrit.
Etika Bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah.
Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.
Dengan kata lain Etika bisnis adalah cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Minggu ke 3 

Norma dan etika dalam pemasaran, produksi, manajemen sumber daya manusia dan finansial
  
Etika produksi adalah aturan normatif yang mengandung sistem nilai dan prinsip moral yang merupakan pedoman bagi karyawan dalam melaksanakan tugas pekerjaannya dalam perusahaan. Agregasi dari perilaku karyawan yang beretika kerja merupakan gambaran etika kerja karyawan dalam perusahaan. Karena itu etika kerja karyawan secara normatif di turunkan dari etika bisnis.
Etika kerja setiap karyawan didasari prinsip-prinsip:
·         Melaksanakan tugas sesuai dengan visi, misi dan tujuan perusahaan,
·         Selalu berorientasi pada budaya peningkatan mutu kinerja,
·         Saling menghormati sesama karyawan,
·         Membangun kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas perusahaan,
·         Memegang amanah atau tanggung jawab, dan kejujuran,
·         Mananamkan kedisiplinan bagi diri sendiri dan perusahaan.
Perusahaan dapat berperan dalam berbagai bentuk upaya:
·         Membuat kode etika kerja dengan melibatkan para karyawan,
·         Pelatihan tentang pengertian dan penerapan etika kerja,
·         Melaksanakan proses sosialisasi dan internalisasi etika kerja,
·         Meningkatkan komunikasi horisontal dan vertikal: formal dan informal,
·         Meningkatkan fungsi pengawasan kerja,

Minggu ke 4

Jenis Pasar, Latar belakang monopoli, Etika dalam Pasar Kompetitif 

Jenis-jenis pasar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, dan pasar oligopoli. Setiap pasar memiliki ciri-ciri tersendiri, begitu pula dengan setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki setiap pasar tersebut. Pembeli dan penjual lah yang menjadi acuan penggolongan jenis pasar tersebut, dan masih terdapat beberapa factor lainnya seperti jenis barang yang dijual dan tingkat kesulitan masuk atau keluar dari pasar.
Latar belakang terjadinya monopoli sangat banyak namun lebih dominan disebabkan oleh kemampuan perusahaan yang sangat tinggi dalam banyak hal seperti modal, keahlian, hingga sumber daya yang dikuasai. Namun tak terlepas pula dapat disebabkan adanya hak eksklusif yang diberikan oleh pemerintah.
Etika dalam persaingan sempurna terdapat 2 hal yaitu, mampu untuk mengoptimasi manfaat barang oleh pembeli dan penjual dan pasar harus dalam kondisi ekuilibrium (ekulibrium permintaan dan penawaran)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar