Selasa, 29 November 2016

Resume Softskill

Minggu ke 1

Prinsip Etika dalam bisnis serta etika dan lingkungan
 
Etika berasal dari bahasa Yunani “Ethos”  yang berarti adat istiadat atau kebiasaan, sehingga dalam pengertian ini etika berkaitan dengan keiasan hidp yang baik, baik pada diri sendiri maupun suatu masyarakat atau kelompok masyarakat.
Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku dalam kegiatan bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia. Artinya, prinsip-prinsip etika bisnis tersebut sangat erat terkait dengan sistem nilai yang dianut oleh masing-masing masyarakat.
Etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Inti dari etos bisnis ini adalah pembudayaan atau pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari suatu perusahaan yang sekaligus juga membedakannya dari perusahaan yang lain. Wujud dari etos bisnis ini antara lain berusaha pelayanan, pengutamaan mutu, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan sebagaimananya.
Stakeholders adalah semua pihak terkait yang berkepntingan dengan kegiatan suatu bisnis atau perusahaann. Pada umumnya ada dua kelompok stakeholdes, yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Kelompok primer terdiri dari pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, penyalur, dan konsumen. Srdangkan kelompok sekunder terdiri dari pemerintah setempat pemerintah asing, media massa, kelompok sosial, masyarakat setempat, serta masyarakat pada umumnya.

Minggu ke 2 

Model Etika dalam bisnis, Sumber nilai etika dan faktor-faktor yang mempengaruhi etika manajerial
 
Sumber dari segala moral dalam etika apapun dengan kebenarannya yang absolut. Tiada keraguan dan tidak boleh diragukan nilai-nilai etika yang bersumber dari agama. Agama berkorelasi kuat dengan moral. Setiap agama mengandung ajaran moral atau etika yang di jadikan pegangan bagi para penganutnya. Pada umumnya, kehidupan beragama yang baik akan menghasilkan kehidupan moral yang baik pula.
Etika merupakan ilmu yang mendalami standar moral perorangan dan standar moral masyarakat. Ia mempertanyakan bagaimana standar-standar diaplikasikan dalam kehidupan kita dan apakah standar itu masuk akal atau tidak masuk akal – standar, yaitu apakah didukung dengan penalaran yang bagus atau jelek.
Etika merupakan penelaahan standar moral, proses pemeriksaan standar moral orang atau masyarakat untuk menentukan apakah standar tersebut masuk akal atau tidak untuk diterapkan dalam situasi dan permasalahan konkrit.
Etika Bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah.
Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.
Dengan kata lain Etika bisnis adalah cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Minggu ke 3 

Norma dan etika dalam pemasaran, produksi, manajemen sumber daya manusia dan finansial
  
Etika produksi adalah aturan normatif yang mengandung sistem nilai dan prinsip moral yang merupakan pedoman bagi karyawan dalam melaksanakan tugas pekerjaannya dalam perusahaan. Agregasi dari perilaku karyawan yang beretika kerja merupakan gambaran etika kerja karyawan dalam perusahaan. Karena itu etika kerja karyawan secara normatif di turunkan dari etika bisnis.
Etika kerja setiap karyawan didasari prinsip-prinsip:
·         Melaksanakan tugas sesuai dengan visi, misi dan tujuan perusahaan,
·         Selalu berorientasi pada budaya peningkatan mutu kinerja,
·         Saling menghormati sesama karyawan,
·         Membangun kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas perusahaan,
·         Memegang amanah atau tanggung jawab, dan kejujuran,
·         Mananamkan kedisiplinan bagi diri sendiri dan perusahaan.
Perusahaan dapat berperan dalam berbagai bentuk upaya:
·         Membuat kode etika kerja dengan melibatkan para karyawan,
·         Pelatihan tentang pengertian dan penerapan etika kerja,
·         Melaksanakan proses sosialisasi dan internalisasi etika kerja,
·         Meningkatkan komunikasi horisontal dan vertikal: formal dan informal,
·         Meningkatkan fungsi pengawasan kerja,

Minggu ke 4

Jenis Pasar, Latar belakang monopoli, Etika dalam Pasar Kompetitif 

Jenis-jenis pasar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, dan pasar oligopoli. Setiap pasar memiliki ciri-ciri tersendiri, begitu pula dengan setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki setiap pasar tersebut. Pembeli dan penjual lah yang menjadi acuan penggolongan jenis pasar tersebut, dan masih terdapat beberapa factor lainnya seperti jenis barang yang dijual dan tingkat kesulitan masuk atau keluar dari pasar.
Latar belakang terjadinya monopoli sangat banyak namun lebih dominan disebabkan oleh kemampuan perusahaan yang sangat tinggi dalam banyak hal seperti modal, keahlian, hingga sumber daya yang dikuasai. Namun tak terlepas pula dapat disebabkan adanya hak eksklusif yang diberikan oleh pemerintah.
Etika dalam persaingan sempurna terdapat 2 hal yaitu, mampu untuk mengoptimasi manfaat barang oleh pembeli dan penjual dan pasar harus dalam kondisi ekuilibrium (ekulibrium permintaan dan penawaran)

Minggu, 03 Juli 2016

Tugas B Indonesia 2 kisah nyata

Kisah Perjalanan Hidup Seorang Ayah dan Anaknya dalam The Pursuit Of Happyness - Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak seindah dan semulus yang kita banyangkan kita hanya melihat disaat orang tersebut telah menjadi orang yang sukses dan kaya dengan semua harta yang dimilikinya. ini tidak bisa dipungkiri apalagi di negara kita, perkataan kamu tidak akan di dengar oleh orang jika kamu sendiri tidak bisa memperbaiki kehidupanmu.
Orang tidak akan perduli dengan kehidupan mu, itu asumsi saya, disaat kita mempuanyai segala yang kita miliki orang akan dengan sendirinya menghampiri kita, apa yang kita katakan akan didengar oleh mereka tapi tidak disaat kamu terjatuh, tapi pada saat orang tersebut terjatuh dan jatuh orang-orang yang dulunya begitu dekat bahkan melebihi dari saudaramu sendiripun akan pergi menjauh dan jauh tidak akan perduli sedikitpun akan nasibmu.
The Pursuit Of Happyness salah satu film yang menceritakan kisah perjalanan hidup seorang ayah beserta anaknya dalam menempuh pahitnya kehidupan, semalam saya menyaksikan film ini di salah satu televisi swasta saya sempat juga meneteskan air mata, dimana sebagian cerita dari film tersebut menceritakan kalau sebenarnya untuk menjadi seorang yang sukses tidaklah mudah, terkadang kita berfikir kalau TUHAN tidak pernah memberikan pertolongan dan membiarkan kita hidup dalam penderitaan, dan mungkin saja kita berfikir kalau DIA tidak adil buat kita. Tanpa kita sadari kalau sebenarnya DIA telah memberikan pertolongan kepada kita, hanya saja kita tidak pernah menyadari kalau DIA telah memberikannya lebih daripada yang kita harapkan.
The Pursuit Of Happyness merupakan kisah nyata / biografi dari seorang selesman yang berhasil menjadi pialang saham Christopher Gardner yang menjadi Jutawan dan bekerja pada perusahaan stockbroker dipasar saham yang ada di Amerika Serikat, film yang diperankan oleh Will Smith akan sangat sayang sekali jika anda tidak menyaksikannya dari informasi yang saya kutip dari wikipedia filim ini dirilis tanggal 15 Desember 2007.
Banyak pesan-pesan yang bisa dikutip dari film tersebut, untuk mencapai sesuatu bukanlah gampang semua ada harga yang harus ditukar demi menggapainya, usaha yang keras dan tekad, pintar saja tidak cukup sekalipun dimasa muda disaat sekolah atau kuliah punya nilai "A", tidak menjamin jika tidak mau berusaha dan bekerja keras. Kemisikinan bisa merubah segalanya bahkan dia harus ditinggal istrinya, karena istrinya tidak mampu lagi untuk membiayai kehidupan mereka yang harus bekerja sendiri, akhirnya dia harus berjuang untuk membiayai dirinya sendiri dan juga anak kesayangaannya.
Dari seorang yang miskin hingga menjadi jutawan, pastilah sebuah kisah yang sudah pasti akan mengundang rasa kagum dan menarik untuk kita ketahui. Sebuah moment yang yang mampu menyentuh emosional terdalam dan bersatu dalam sebuah konteks kehidupan spritual akan arti sebuah kehidupan itu sendiri.
Dimana dalam suatu kesempatan di film tersebut, anak Will Smith mengatakan sesuatu cerita dengan ayahnya :

“There was a man who was drowning, and a boat came, and the man on the boat said “Do you need help?” and the man said “God will save me”. Then another boat came and he tried to help him, but he said “God will save me”, then he drowned and went to Heaven. Then the man told God, “God, why didn’t you save me?” and God said “I sent you two boats, you dummy!”
Kira-kira kutipan yang diucapkan oleh anaknya Christoper diatas, Tuhan memberikan pertolongan dengan cara-cara yang kita sendiri tidak mengetahuai kalau itu adalah pertolongan dari NYA, Karena bentuk pertolongan yang diberikan tidak seperti muzizat yang datang secara tiba-tiba dan kasat mata. tapi kita akan menyadari dan memahaminya pada saat kita melihat kebelakang.
Christopher menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable, barang yang salalu dibawa bahkan ada sempat dicuri dan dia berusaha untuk mengambilnya kembali, bone density scanner tersebut memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk.
Keadaan diperparah oleh kebiasaan Chris yang memarkir mobilnya sembarangan. Karena tak mampu membayar surat tilang, mobil Chris akhirnya disita. Puncaknya, Linda pergi meninggalkan Chris dan pergi ke New York City. Awalnya ia hendak membawa serta anaknya, namun urung atas permintaan Chris.
Christopher Gradner, lahir pada 9 february di Milwauke, tidak pernah bertemu dengan sang ayah sejak lahir, dia ingin menjadi sosok seorang ayah yang dia tidak pernah miliki, disaat linda istrinya pergi meninggalkannya kehidupannya mulai berubah, Chris harus rela kehilangan mobil dan apartmentnya. Namun dia tetap bersikukuh untuk tetap dapat bersama anaknya, karena dia telah membuat keputusan dimasa kecilnya, saat dia memiliki anak nanti, dia tidak ingin anaknya tidak tahu siapa bapaknya seperti dirinya.
Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja berjumpa dengan seseorang yang membawa Ferari, dan chris bertanya kepada orang itu,
“Wow, I gotta ask you two questions. What do you do? And how do you do that ?
pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah ? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang saham. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkarier sebagai pialang saham.
Chris menerima tawaran magang tanpa dibayar di sebuah perusahaan pialang Dean Witter Reynolds yang menjanjikan pekerjaan bagi peserta magang terbaik. Selama magang ia tidak dibayar, Chrispun mulai kehabisan uang, dan akhirnya ia diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch. Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar. Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds.
Adegan yang paling menyentuh buat saya pada bagian inilah yang membuat saya meneteskan air mata dimana dia tidak lagi mendapatkan tempat tinggal karena diusir oleh pemilik karena tidak dapat membanyar uang sewa rumah, dan mereka harus berjalan tanpa tujuan anaknya pun sudah merasa lelah berjalan, untuk menghindari dari pemeriksaan petugas dia membuat cerita dari mesin scaner itu bukan mesin waktu,
agar anaknya mengikutinya hingga akhirnya anaknya dibawa ke dalam kamar mandi umum, dan disanalah akhirnya anaknya tertidur pulas dipanggkuannya agar tidak ada yang tiba-tiba masuk kedalam kamar mandi umum tersbut dia menahan pintu dengan tangan dan kakinya, sembari menatap anaknya yang sedang tertidur pulas, dan air matanyapun jatuh menetes menyadari anaknya harus tidur dengannya di tempat yang tidak layak.
Sebagai orang tua, saya tahu benar apa rasanya saat itu. Karena tidak ada yang lebih menakutkan dari pada sebuah perasaan tidak berdaya untuk dapat memberikan yang terbaik untuk anak anda!
The Pursuit of happiness adalah salah satu film yang layak anda tonton. Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil didalamnya. Menceritakan bagaimana sebuah kerja keras dan devotion seorang ayah terhadap anaknya membawa kebahagiaan.
Kita tidak tahu betapa mewahnya sebuah pertolongan bila kita tidak pernah kesulitan. Dan betapa indahnya kebahagiaan, bila tidak pernah merasakan penderitaan. Salah satu pelajaran hidup yang priceless.
Mungkin yang perlu kita pertanyakan dari kisah tersebut adalah bagaimana kita mengartikan sebuah kebahagiaan. Bukan hasil pencapaiannya, namun prosesnya. Karena Seorang milyuner seperti Gardner sekalipun pernah membuat keluarganya kelaparan. Pernah mengalami derita yang tak terbayangkan. Sangat beda dari film-film yang selalu berisi anak seorang kaya yang kemudian menjadi lebih kaya lagi kemudian hidup bahagia. Ini adalah cerita nyata yang juga dialami oleh ratusan juta orang di muka bumi. Apa yang dapat kita pelajari dari Chris Gardner dalam meraih kesuksesannya? Mempertahankan keluarganya? Apakah takdir yang menemukan kita ataukah kerja keras dan kesabaran yang membawa kita menuju takdir kita? Satu hal mungkin yang harus kita ingat sebagai pelajaran, kita tidak pernah tahu apa yang orang lain telah lalui ketika kita membentuk ekspektasi kita.
Di akhir cerita, Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan pialang sendiri, Gardner Rich. Pada tahun 2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolar dari penjualan itu.

Sabtu, 04 Juni 2016

Tugas B. Indonesia 2 Resensi Buku 2

Judul :
Biografi Imam Syafi'i
Pengarang :
Dr. Tariq Suwaidan (diterjemahkan oleh Imam Firdaus Lc,Q. Dipl.)
Halaman :
332 hlm
Penerbit :
Zaman
ISBN :
978-602-1687-39-0
Tahun Terbit
2015

Tariq Suwaidan adalah seorang penulis buku yang handal yang telah mengarang sejumlah judul buku yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia seperti; Buku Biografi Imam Syafii, Ensiklopedia Yahudi, Dari Puncak Andalusia, dll. Selain aktif di dunia penulisan, Tariq Suwaidan dikenal sebagai ulama Kuwait yang kontroversial, seperti pengakuannya sebagai anggota Ikhwanul Muslimin Mesir yang mengakibatkannya dipecat oleh stasiun televisi tempat ia bekerja dan sejumlah buku karangannya dilarang oleh sejumlah Negara teluk terkhusus Arab Saudi. Tokoh utama dalam buku ini yaitu imam syafii digambarkan sebagai ahli ilmu yang tidak sombong serta derwaman. Tokoh lain dalam cerita ini adalah guru dari tokoh utama seperti ; Imam Malik ibn Anas. Imam malik digambarkan sebagai ulama yang taat dan cerdas dalam ilmu fiqih dibuktikan dari kitab berjudul Al-Muwaththa yang ditulisnya.
Gaya bahasa dalam buku ini menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh orang awam yang sedang mempelajari sejarah sang imam. Tariq Suwaidan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan diterjemahkan kedalam beberapa bahasa. Namun, buku ini masih menonjolkan sedikit tentang ilmu fiqih imam syafii. Buku ini banyak mengandung amanat yang bermanfaat bagi pembaca untuk meningkatkan keimanan dan keutamaan pemuda dalam menuntut ilmu akhirat maupun dunia.
Kisah buku ini diawali ketika orang tua imam syafii memutuskan hijrah ke Palestina. pada tahun 150 hijriah imam syafii lahir. Tahun kelahiran imam syafii bertepatan dengan wafatnya Imam Abu Hanifah, guru para ahli fiqih Iraq dan imam metode qiyas. Imam Syafii lahir dikota Ghaza, Palestina dengan nama Abu Abdillah Muhammad Ibn Idris Ibn Al-Abbas Ibn Utsman Ibn Syafii Ibn ‘Ubaid Ibn Abd Yazid Ibn Hasyim Ibn Muthallib Ibn Abdi. Nama syafii sendiri berasal dari nama moyang imam syafii bernama syafii ibn al-sa’ib, ia termasuk sahabat rasullulah generasi akhir. Imam Syafii sendiri masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Nabi Muhammad Saw dimana nasab Imam Syafii bertemu dengan nasab Nabi, tepatnya di Abdi Manaf. Perjalanan berlanjut ketika Ayah Imam Syafii meninggal, Ibu beliau memutuskan untuk kembali ke makkah dengan alasan agar nasab mulia yang dimiliki anaknya tidak terputus. Makkah merupakan tanah kelahiran leluhur syafii dan disini awal mula syafii belajar ilmu fiqih serta ilmu dunia. Syafii belajar ilmu fiqih bersama gurunya Muslim Ibn Khalid Al-Zanji, pada usia tujuh tahun syafii sudah hafal al-qur’an dan ketika usia sepuluh tahun berhasil menghafal kitab Al-Muwaththa karya imam malik ibn anas. Imam syafii tidak hanya belajar ilmu fiqih namun ilmu-ilmu lainnya seperti ilmu syair, ilmu nasab, ilmu perang, dll. Ketika sedang asik melantunkan syair di sebuah majelis miliknya, tiba-tiba seorang sahabat beliau berkata “sungguh sayang jika suara merdu yang dimiliki imam syafii hanya digunakan untuk hal-hal yang sifatnya duniawi serta menyarankan imam syafii untuk belajar ilmu fiqih kepada imam malik ibn anas di madinah”. Saran sahabatnya tersebut disambut baik oleh imam syafii, beliau akhirnya mengirim surat untuk Gubernur Madinah agar dipertemukan dengan imam malik.
Sesampainya dimadinah imam syafii menghadap Gubernur Madinah, setelah menjelaskan maksud kedatangannya, Imam syafii dan Gubernur Madinah pergi ke rumah Imam Malik. Akhirnya imam syafii dan gubernur tiba dirumah imam malik. Namun kedatangan mereka ditolak imam malik dengan alasan gubernur menggunakan kekuasaanya untuk ia menerima syafii sebagai muridnya. Syafii menghadap dan menjelaskan maksud kedatangannya ikhlas untuk menuntut ilmu sedangkan gubernur hanya mengantarkannya, untuk lebih meyakinkan imam malik ia melantukan kitab Al-Muwaththa dengan fasih dan lancar hingga imam malik kagum dan menerimanya sebagai murid. Resmi imam syafii menjadi murid imam malik dan belajar ilmu fiqih kepadanya sampai imam malik wafat. Selama belajar dengan imam malik, imam syafii pun gemar melakukan perjalanan menuntut ilmu ke negeri-negeri arab lainnya seperti Yaman, Iraq, Syam, hingga Mesir.

Pengalaman Syafii menurut penulis yang paling berkesan adalah ketika di Iraq, ketika imam syafii berjumpa dengan Muhammad ibn al-hasan murid imam abu hanifah.  Iraq merupakan pusat berkembangnya ilmu fiqih terutama fiqih abu hanifah, disini imam syafii belajar ilmu fiqih mazhab hanafi dengan Muhammad ibn al-hasan yang menjadi gurunya serta sebagai pendebat baginya, sehingga imam syafii dapat menguasai ilmu fiqih mazhab maliki dan hanafi. Setelah merasa cukup imam syafii meninggalkan Iraq dan pergi ke mesir. Mesir merupakan tempat berkembangnya ilmu fiqih mazhab maliki sehingga imam syafii merasa sangat dekat dengan penduduk mesir, hingga berjumpa dengan Muhammad ibn Abdullah ibn Abdul Hakam seorang penganut mazhab maliki, bersama dirinya syafii belajar dan berdebat tentang ilmu fiqih bersamanya. Selain menuntut ilmu, di mesir imam syafii mendirikan sebuah majelis ilmu dan mulai berfatwa mengenai masalah agama sehingga terbentuk mazhab baru yakni, mazhab syafi’iyah. Mazhab imam syafii ini mengkombinasi antara mazhab imam malik yang menekankan kebiasaan orang madinah dengan mazhab imam abu hanifah yang menekankan  logika penalaran dalam setiap hukum fiqihnya. Imam syafii dalam menyusun kitab fiqihnya didasarkan pada al-qur’an dan hadis rasulullah saw, serta jika tidak menemukan hukum di dalam al-qur’an dan hadis, imam syafii mendasarkan hukumnya melalui beberapa metode seperti; pendapat para sahabat, ijma para ulama, qiyas. Imam syafii sendiri menolak metode istihsan dalam pembuatan hukum fiqihnya dengan alasan siapa yang melakukan istihsan berarti ia telah membuat hukum sendiri. Metode inilah yang membedakan mazhab syafii dengan mazhab lainnya terutama mengenai istihsan itu sendiri, dimana mazhab lain menggunakan metode istihsan tersebut. Mesir pula negeri dimana imam syafii wafat, setelah selama bertahun-tahun berkelana mencari ilmu serta menebar kebenaran ilmu allah dalam agama yang mulia yakni, agama islam.


Tugas B. Indonesia 2 Resensi Buku 1

Description: D:\Doc B. Indonesia 2\GriyaBuku.co.id Toko Buku Online Detil produk The Millionaire Mindset GriyaBuku.co.id Toko Buku Online_files\the-millionaire-mindset-965-detail-1.jpg
Judul :
Millionare Mindset Beyond The Financial Planning
Pengarang :
Andreas Freddy Pieloor
Halaman :
274
Penerbit :
Alex Media Kompetindo
ISBN :
9786020227924
Tahun Terbit
2014
Harga :
Rp. 54.800

Buku ini mengungkap bagaimana seseorang menjadi kaya raya karena memiliki mindset untuk menjadi kaya. Seberapa pun penghasilan seseorang tidak menjamin bisa menjadi kaya jika tidak memiliki mindset untuk menjadi kaya. Karena kekayaan adalah sekumpulan harta yang jika diuraikan dalam bentuk neraca memiliki surplus. Kekayaan bukan dihitung dari jumlah asset yang dimiliki, tetapi seberapa banyak hartanya dibandingkan dengan jumlah hutang seseorang. Bisa saja seseorang memiliki banyak asset tetapi tidak termasuk dalam kategori orang kaya, karena ternyata hutangnya lebih besar biula dibandingkan dengan asset yang dimilikinya.
Orang yang telah meraih kesempurnaan mengikuti jalur yang tetap dalam mencapai keberhasilan. Hal disebut oleh Anthony Robbins sebagai Rumus keberhasilan Optimal (Peak Performance). Mari kita bahas apa yang dimaksud oleh Anthony Robbins dengan rumus keberhasilan optimal atau Peak Performance. Ada Empat Langkah dari rumus keberhasilan atau Peak Performance di atas, yakni :
Langkah Pertama, Mengetahui apa yang ingin dihasilkan, yaitu : menentukan dengan tepat apa yang diinginkan. Orang tidak malas. Mereka hanya memiliki tujuan yang impoten yaitu tujuan yang tidak mengilhami mereka.
Langkah Kedua adalah bertindak kecuali kalau Anda menginginkan itu tetap tinggal sebagai mimpi. Anda harus memilih jenis tindakan yang diyakini mempunyai kemungkinan terbesar dapat menghasilkan apa yang diinginkan. Tindakan yang dilakukan tidak selalu menghasilkan apa yang diinginkan.
Langkah Ketiga adalah mengembangkan indera perasa untuk mengetahui jenis tanggapannya dan hasil yang diperoleh dari tindakan, dan memperhatikan secepat mungkin apakah akan mendekati hasil atau menjauhinya. Anda harus tahu apa yang diperoleh dari tindakan itu, dari perbincangan ataukah dari kebiasaan sehari-hari. Kalau yang diperoleh bukanlah yang diinginkan, perhatikanlah apa yang didapat dari tindakan itu, sehingga dapat belajar dari pengalaman orang.
Langkah Keempat adalah langkah yang dapat mengembangkan keluwesan mengubah perilaku sampai memperoleh apa yang diinginkan. Jika melihat orang yang berhasil, anda akan menyadari bahwa mereka mengikuti langkah-langkah ini. Mereka mulai dengan suatu sasaran, karena tanpa sasaran tidak akan dapat mencapainya. Mereka bertindak karena hanya mengetahui tidaklah cukup. Mereka mampu menilai orang lain, untuk mengetahui tanggapan apa yang mereka peroleh, dan tetap beradaptasi, tetap menyesuaikan, tetap mengubah perilaku mereka sampai mereka berhasil.
Kebanyakan orang iri terhadap orang Kaya & Sukses dan menyangkal dirinya sendiri untuk menjadi kaya seperti mereka, Karena Mereka tidak percaya bahwa mereka juga mempunyai hak untuk menjadi Kaya, Mereka juga bisa menjadi Kaya.

Daripada hanya Berharap, Bermimpi, dan Melihat. Rencanakan diri Anda untuk menjadi KAYA antara 5 - 7 Tahun dari sekarang dengan menggunakan alat paling kuat di Bumi - WAKTU. Melebihi Menghasilkan / Menciptakan, Bagaimana Mengendalikan, Daya Ungkit, Nilai Kali, Proteksi, Pertumbuhan, Jalan Keluar.

Rabu, 27 April 2016

Pilkada Serempak 2017

Kehidupan manusia di dalam masyarakat, memiliki peranan penting dalam sistem politik suatu negara. Manusia dalam kedudukannya sebagai makhluk sosial, senantiasa akan berinteraksi dengan manusia lain dalam upaya mewujudkan kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup manusia tidak cukup yang bersifat dasar, seperti makan, minum, biologis, pakaian dan papan (rumah). Lebih dari itu, juga mencakup kebutuhan akan pengakuan eksistensi diri dan penghargaan dari orang lain dalam bentuk pujian, pemberian upah kerja, status sebagai anggota masyarakat, anggota suatu partai politik tertentu dan sebagainya.
Setiap warga negara, dalam kesehariannya hampir selalu bersentuhan dengan aspek-aspek politik praktis baik yang bersimbol maupun tidak. Dalam proses pelaksanaannya dapat terjadi secara langsung atau tidak langsung dengan praktik-praktik politik. Jika secara tidak langsung, hal ini sebatas mendengar informasi, atau berita-berita tentang peristiwa politik yang terjadi. Dan jika seraca langsung, berarti orang tersebut terlibat dalam peristiwa politik tertentu.
Budaya politik, merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat dengan ciri-ciri yang lebih khas. Istilah budaya politik meliputi masalah legitimasi, pengaturan kekuasaan proses pembuatan kebijakan pemerintah, kegiatan partai-partai politik, perilaku aparat negara, serta gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah.
Kegiatan politik juga memasuki dunia keagamaan, kegiatan ekonomi dan sosial, kehidupan pribadi dan sosial secara luas. Dengan demikian, budaya politik langsung mempengaruhi kehidupan politik dan menentukan keputusan nasional yang menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat.
Dengan mengetahui isu politik yang ada di Indonesia, sebagai masyarakat yang aktif diharapkan ikut menanggapi bahkan andil dalam penyelesaian permasalahan politik yang ada.

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah nama tenar mulai bermunculan dan mendeklarasikan diri maju dalam gelaran Pilkada DKI Jakarta 2017. Sosok Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi 1 dari sekian nama yang santer akan maju dalam pilkada DKI nantinya. Bagaimana popularitasnya?

Hasil beberapa lembaga survei mengenai Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dihimpun Liputan6.com, pada Senin (29/2/2016) menunjukkan, popularitas pria yang kerap disapa Emil ini berada di  bawah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Gubernur DKI yang kerap disapa Ahok ini memiliki popularitas tinggi dibanding nama-nama yang mulai berseliweran.

Berdasarkan survei Centre Strategic and Internasional Studies (CSIS), tingkat popularitas Ahok melampaui nama populer lain yang disebut-sebut akan maju dalam Pilkada DKI 2017.

"Dari tingkat popularitas, nama Basuki Tjahaja Purnama masih belum bisa tersaingi, Ahok tingkat popularitasnya ada pada angka 94 persen," ujar Peneliti CSIS, Arya Fernandes, saat menyampaikan hasil survei mengenai Survei Pra Pilkada DKI Jakarta 'Calon Independen vis a vis calon Partai' di Kantor CSIS, Jalan Tanah Abang III, Jakarta, Senin 25 Januari 2016.

Di bawah nama Ahok, menurut Arya, ada nama Tantowi Yahya yang tingkat popularitasnya mencapai 81 persen dan dilanjutkan dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pada posisi 71,25 persen.

"Walaupun dalam survei tingkat elektabilitas Ahok 45 persen, sedangkan Ridwan Kamil hanya kisaran 15 persen, namun ada kecenderungan orang yang tidak puas dengan kinerja pemerintahan (Ahok) akan memilih Ridwan Kamil," ujar Arya di Kantor CSIS, Jalan Tanah Abang III, Jakarta, Senin 25 Januari 2016. ‎

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga menunjukkan, Ahok unggul jauh dari para bakal calon pesaingnya. Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu 14 Oktober 2015 membeberkan, Ahok lebih populer ketimbang calon lawan-lawannya.‎

Dalam survei ini, mayoritas responden mendukung Ahok kembali memimpin DKI Jakarta. Ahok mendapat dukungan sebesar 23,5 persen, sedangkan Ridwan Kamil 3 persen, dan Fauzi Bowo atau Foke 2,1 persen.

Emil Paling Disuka

Walaupun popularitasnya di bawah Ahok, Emil menjadi salah satu bakal calon gubernur yang paling disukai.  Hasil survei Cyrus Network mengenai pilkada DKI Jakarta, Ridwan Kamil menjadi paling paling disukai untuk menjadi pimpinan Ibu Kota. Popularitasnya melebihi Gubernur DKI Jakarta saat ini, Ahok.

"Untuk yang paling disukai Ridwan Kamil 72 persen, Tri Rismaharini 71 persen, baru Gubernur Basuki Tjahaja Purnama 67,2 persen," ucap Managing Director Cyrus Network Eko David di Jakarta, Rabu 11 November 2015.

Menurut dia, popularitas Emil dan Risma juga meningkat. Jika sebelumnya, popularitas mereka di Jakarta hanya 73 persen dan 74 persen maka dalam survei terakhir 2 nama ini memperoleh popularitas 81 persen dan 80 persen.

Survei Cyrus Network juga memunculkan Emil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpotensi menjadi saingan terberat Ahok jika maju sebagai incumbent dalam Pilkada DKI 2017.

Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi pada Kamis 7 Mei 2015 melihat, ada upaya serius yang dibungkus rapi dengan sangat elegan untuk menarik perhatian publik. Dugaan awal terlihat pada momen Konferensi Asia-Afrika (KAA) beberapa waktu lalu di Jakarta dan Bandung.

Cyrus Network menanyakan kepada responden tanpa memberikan pilihan nama maupun foto/gambar tokoh. Hasilnya ada 3 nama yang mempunyai penilaian tertinggi, yakni Ahok sebesar 96,6% disusul Risma 74,5% dan Emil 73%. Sementara sejumlah tokoh nasional lainnya seperti Menteri Susi, Prabowo Subianto, Wagub Djarot, Haji Lulung, Fauzi Bowo, dan lainnya tingkat popularitasnya masih di bawah 50%.

Sementara tingkat kesukaan kesukaan terhadap ketiganya hampir seimbang. Ahok mendapat poin 62%, sedangkan Emil 62,7% dan Risma 65,6%.

Jakarta (ANTARA News) - Hasil survei terbari dari Sinergi Data Indonesia (SDI) menyebutkan, tingkat dukungan publik (elektabilitas) bakal calon gubernur (cagub) DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduduki urutan pertama dianatara 10 kandidat lain dengan perolehen suara responden 41,0 persen.

Direktur eksekutif SDI Barkah Patimahu didampingi pengamat politik dari IPPI Agung Suprio mengemukakan hal tersebut kepada pers di Jakarta, Minggu dalam diskusi tentang "Calon Independen vs Parpol"  pada Pilgub DKI Februari 2017.

Barkah menjelaskan, elektabilitas cagub DKI berdasarkan survei SDI pada 1-12 Februari 2016, menggunakan metodologi "Multistage Random Sampling" berupa penyebaran kuesioner dan wawancara tatap muka, dengan jumlah responden 500 orang se-DKI, serta tingkat kesalahan 4,47 persen.

Selanjutnya urutan kedua dan seterusnya Ridwan Kamisl (12,4 persen), Tri Rismaharini (5,8 persen), Rano Karno (5,2 persen), Hidayat Nur Wahid (3,6 persen), Adhyaksa Dault (3,4 persen), Tantowi Yahya (2,8 persen), Djarot Saiful Hidayat (2,0 persen), Sandiaga Uno (1,8 persen), Anis Matta (0,8 persen) dan rahasia/tidak tahun 21,2 persen.

Barkah mengatakan, beberapa alasan tingkat elektabilitas Ahok tinggi, yaitu pertama tingkat popularitas paling tinggi yaitu mencapai 97,2 persen, kedua tingkat kesuksesan dalam pembangunan DKI 74,2 persen, ketiga dalam pelaksanaan pemerintaan juga dinilai baik mencapai 72,20 persen dan keempat unsur kepribadian Ahok dilihat dari ketegasan dan kejujuran tinggi mencapai 81,0 persen.

Barkah memprediksi, akan ada dua skenario bakal calon gubernur DKI pada pilkada Februari 2017, pertama calon perseorangan (independen) dengan calon dari koalisi gabungan parpol dipimpin PDIP dengan kandidat antara lain  Tri Rismaharini (walikota Surabaya), Ganjar Pranowo (gubernur Jateng) dan Sandiaga Uno (pengusaha).

Skenerio kedua, yaitu ada tiga cagub DKI, yaitu calon perseorangan (independen), calon yang diusung koalisi pimpinan PDIP, calon yang diusung oleh koalisi pimpinan Gerindra.

Sementara itu, pengamat politik dari Indonesia Public Policy Institute (IPPI) Agung Suprio menambahkan, jika PDIP dan Gerindra mampu berkoalisi diperkirakan akan mampu mengalahkan calon petahana pada Pilgub DKI, dengan syarat calon tersebut mampu menampilkan visi dan misi dengan program yang bagus kepada masyarakat di DKI, seperti meningkatkan kesejahteraan penduduk miskin, mengatasi kemacetan, banjir dan infrastruktur jalan.

Pengertian tentang Polling
Pemilu Menurut Para Ahli
1.      Menurut (Ramlan, 1992:181) Pemilu diartikan sebagai “ mekanisme penyeleksian dan pendelegasian atau penyerahan kedaulatan kepada orang atau partai yang dipercayai.
2.      Menurut Harris G. Warren dan kawan-kawan, pemilu merupakan: “Elections are the accostions when citizens choose their officials and cecide, what they want the government to do. ng these decisions citizens determine what rights they want to have and keep.”
3.      Menurut Ali Moertopo pengertian Pemilu sebagai berikut: “Pada hakekatnya, pemilu adalah sarana yang tersedia bagi rakyat untuk menjalankn kedaulatannya sesuai dengan azas yang bermaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Pemilu itu sendiri pada dasarnya adalah suatu Lembaga Demokrasi yang memilih anggota-anggota perwakilan rakyat dalam MPR, DPR, DPRD, yang pada gilirannya bertugas untuk bersama-sama dengan pemerintah, menetapkan politik dan jalannya pemerintahan negara”.
4.      Menurut Suryo Untoro “Bahwa Pemilihan Umum (yang selanjutnya disingkat Pemilu) adalah suatu pemilihan yang dilakukan oleh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih, untuk memilih wakil-wakilnya yang duduk dalam Badan Perwakilan Rakyat, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat I dan Tingkat II (DPRD I dan DPRD II)

Pemilu Adalah pemilihan umum.Menurut UU No.8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Dalam pasal 1 angka 1 disebutkan pemilihan umum, selanjutnya disebut pemilu, adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahassia, jujur dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang -Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pengertian dalam undang – undang ini juga sama persis dengan UU.No. 15 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

Dari pasal 1 UU.No.8 tahun 2012 dengan UU.No.15 tahun 2011 terlihat bahwa Pemilu ditujukan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD),Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) baik provinsi dan kabupaten / kota (berdasar angka 2 Pasal 1 UU.No.8 tahun 2012 dan UU.No.15 tahun 2011).Selain memilih anggota legislatif seperti yang telah dipaparkan diatas, Pemilu juga untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden .Berkenaan dengan hal tersebut maka diatur dalam UU.No.42 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

Bila kita amati pengaturan mengenai Pemilu tidak hanya diatur dalam satu undang – undang saja, sehingga muncullah pemikiran sebenrnya apakah hakikat dari pemilu sampai diatur dalam beberapa kebijakan ?

Didepan telah disinggung pengertian Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi atau mutlak. Bila digabung dengan kata rakyat maka kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Rakyat memiliki hak untuk menentukan roda pemerintahan melalui suaranya dalam Pemilu.Berdasar UU.No.8 tahun 2012 dan UU.No.15 tahun 2011 Pemilu tidak hanya  ditujukan untuk memilih badan legeslatif saja tetapi untuk memilih esekutif juga.Kedua lembaga tersebut merupakan   2 dari beberapa lembaga tinggi yang ada di Indonesai. Dengan demikian jelaslah bahwa masa depan Indonesia berada di tangan rakyat sendiri karena lembaga – lembaga tinggi tersebut dipilih oleh rakyat. Sehingga muncullah konsep bahwa pemerintahan dari oleh dan untuk rakyat.Karena sesungguhnya orang – orang yang duduk dalam lembaga tinggi tersebut juga berasal dari rakyat. Hal ini tentu juga sesuai dengan konsep negara demokratis.

Karena Pemilu menentuka masa depan suatu bangsa maka dalam pelaksanaanya juga terdapat asas – asas yang memuat prinsip pemilu. Asas ini meliputi langsung, umum, bebas, rahasia jujur, dan adil (terdapat dalam pasal 2 UU .No.8 tahun 2012 dan UU.No.15 tahun 2011). Meski dasar – dasar pelaksanna Pemilu terdapat dama undang – undang namun dalam prakteknya masih banyak terjadi penyimpangan, misalnya suap bagi para calon pemilih.

Analasis yang dapat saya sampaikan siapapun orang yang akan kita pilih sebagai gubernur pun harus tetep kita hormati dan percaya akan kinerja dan potensi untuk membangun Jakarta atau Indonesia lebih baik.
Poling dari masyarakat yang paling berpengaruh dengan ada nya pemilihan gubernur sendiri, dengan adanya pemilihan pun masyarakat dapat memilih sesuai keinginannnya dengan cara melihat dari sisi baiknya atau kinerja terdahulunya. Memilih pun harus dengan teliti dan bijaksana bukan karena hal mengikuti orang lain, tetapi percaya akan hal membangun Jakarta lebih baik.

Sumber :


Minggu, 20 Maret 2016

Tugas Softskill B.Indonesia 2 Essay

Bekerjasama dengan sampah
Masyarakat era globalisasi di Indonesia yang konsumtif sangat merugikan dengan tingkah laku pola hidup bermewah – mewah dan tidak melihat lingkungan sekitar. Keadaan yang susah ini membuat pemerintah harus turun tangan akan hal tersebut untuk menanggulanginya dan turut serta masyarakat yang peduli akan perbuatan yang tidak patut, apakah hal ini patut dicontoh?. Membuang sampah sembarangan adalah sikap warga indonesia yang tidak peduli lingkungan sekitar dan merugikan oranglain sehingga merusak tanaman atau aliran sungai yang mengalir deras sampai tersumbat karnah adanya sampah, entah dari sampah limbah atau sampah yang dibuang dari masyarakat sekitar. Tidak adanya kepedulian dan kesadaran diri masyarakat ini merupakan tindakan yang tidak wajar selayaknya manusia dengan kemampuan berfikir apa itu layak untuk dilakukan atau tidak. Mengkaji suatu hal yang dapat  dicerna adalah sifat dasar manusia yang seharusnya menjadikan kepribadian baik. Melakukan perbuatan buruk adalah tindakan tidak wajar karena halnya membuang sampah sembarangan itu tidak baik.
Kepedulian masyarakat akan sampah sangat kurang karena turunnya martabat seseorang karena mengambil sampah yang ada di sudut jalan untuk menaruhnya ke tempat sampah. Apa salahnya menaruh sampah tersebut kedalam tempat sampah, melakukan hal tersebut tidaklah keji ataupun dosa, sebaliknya hal tersebut akan mengurangi polusi dan tertibnya lingkungan sekitar, dengan arti dapat melatih kedisiplinan seseorang hanya karena mengambil sampah, apalagi dengan tindakan lain agar dapat disiplin. Sampah yang tergeletak di sudut jalan akan tertimbun dengan sampah lain yang akan menimbulkan polusi, sama dengan yang ada di sungai akan terus mengendap dengan sampah tambahan warga yang lain. Perilaku yang sangat tidak baik melakukan hal tersebut. Sampah yang tertimbun karena warga mengetahui adanya banyak sampah dan warga berfikir disanalah tempat pembuangan sampah, begitu juga dengan sungai yang banyak tertimbun sampah, karena tingkat kesadaran warga yang rendah sampah itu akan tetap tertimbun lama bahkan selamanya.
Banyak solusi akan sampah untuk meminimalisirkan barang yang berguna terutama sampah organik yang dapat diolah menjadi keuntungan tersendiri. Meminimalisir pembuangan sampah akan menurunkan tingkat polusi yang ada di pusat pembuangan sampah, dengan cara meminimalisir pemakainan plastik yang kurang bermanfaat karena pemusnahan yang akan terjadi berlangsung selama bertahun – tahun dan dapat dikatakan lama. Kurang bermanfaat akan adanya sampah yang tidak dapat dipilah dan mengakibatkan terjadinya sampah organik, jika digabungkan dengan perilaku masyarakat indonesia sekarang yang masih banyak membuang sampah sembarangan dan merugikan lingkungan sekitar serta tidak adanya kesadaran untuk mengambil sampah tersebut kedalam tempat sampah.
Sampah merupakan hasil dari sisa barang jadi maupun tidak jadi yang tidak diinginkan dan dapat diproses menjadi barang yang berguna seperti sampah plastik yang bisa dijadikan kerajinan tangan oleh ibu – ibu atau kelompok anak muda kampung untuk uang tambahan. Kelayakan sampah untuk di daur ulang tidak akan mengurangi nilai martabat yang ingin mendaur ulang, tidak ada salahnya menggunakan sampah untuk kebutuhan hidup yang layak karena pada dasarnya dapat diolah menjadi berguna.
Menurut Wikipedia gambaran sampah secara umum ada 2, yaitu sampah organik dan sampah limbah. Sampah organik adalah sampah yang dapat didaur ulang karena sifatnya kering, contoh dari bahan tersebut diantaranya berbahan plastik, kayu, kertas, besi dan lain – lain. Berbeda dengan sampah limbah atau non organik, sampah ini pada dasarnya tidak dapat didaur ulang karena sifatnya yang cair dan menimbulkan polusi, biasanya terdapat disungai akibat pembuangan dari pabrik atau rumah industri yang pembuangan terakhirnya melalui sungai ke laut. Sangat disayangkan sungai yang menjadi perantara limbah mendapat pencemaran yang sangat tidak baik,.
Tetapi di Indonesia khususnya Jakarta terdapat sampah organik yang mengalir sepanjang aliran sungai karena kurangnya pengawasan pemerintah dan kesadaran warga sekitar akan hal apa yang akan terjadi jika sampah organik yang mengalir pada kapasitas maksimum, ditambah dengan polusi dari sampah limbah yang akan menjadikan dua kali lipat polusi di daerah terbeut khususnya sungai ciliwung di Jakarta. Melalui himbauan tersebut warga seharusnya sadar jika penyumbatan aliran sungai terjadi maka banjir akan melanda Jakarta dan warga menuntut tidak pantas ke pemerintah untuk mendanai musibah banjir tersebut. Sangat disayangkan jika warga setempat seperti itu, yang seharusnya melalui kesadaran diri sendiri.
Di Indonesia warga yang semakin konsumtif membeli barang- barang yang tidak berguna setelah itu dibuang ketempat yang tidak seharusnya, karena semakin banyaknya warga yang konsumtif maka meluapkan barang organik seperti bahan plastik yang akan meluap hingga penampungan terakhir tidak dapat menampung lagi. Barang organik yang dapat diolahpun menambah tetapi prinsip mendaur ulang pun menurun dari dikap warga sekitar, karena tingkat kesadaran yang minim. Melawan hal tersebut yang rata – rata warga kampung yang ingin mempunyai uang tambahan mengelola daur ulang sampah organik, suatu sikap yang bijaksana bagi warga yang berfikiran seperti itu.
Penimbunan atau pengendapan sampah meningkat di Jakarta yaitu 6000 Ton per hari, dua kali lipatnya yang diprediksikan oleh pemerintah DKI Jakarta PT Godang Tua Jaya sebagai pengelola Bantar Gebang yaitu 3000 Ton. Kontrak kerja yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta dengan PT Godang Tua Jaya selama 15 tahun hingga 2023, sejak alwal kontrak pada tahun 2012 terhitung sampah yang dikelola 4500 Ton perhari sampai empat tahun pertama, pada tahun kelima menjadi 3000 Ton per hari hingga tahun kesembilan menurun menjadi 2000 Ton per hari. Pemerintah harus mengeluarkan ratusan milyar untuk biaya pembayaran pengelola sampah terpadu. Melawan hal tersebut pemerintah harus lebih fokus dengan penaggulangan sampah yang semakin banyak guna meminimalisir sampah yang ada dan dapat didaur ulang menjadi barang bekas berguna.
Dalam pembicaraan wawancara yang saya lakukan oleh kedua saudara/i Rifka Annisa dan Muhammad Naufal, disini akan membicarakan tanggapan tentang dilarang membuang sampah sembarangan. Masing – masing pihak yang diwawancarai akan mengemukakan semua pendapat yang akan disarintg oleh pewawancara. Hasil yang akan saya berikan dari wawancara tersebut akan saya lampirkan diessay ini.
Di soal pertama saya akan bertanya tentang Apa pendapat anda mengenai kondisi masyarakat masa kini terutama mengenai sampah?, dari jawaban saudari Rifka Annisa adalah masyarakat sekarang yang tidak sadar lingkungan dan memikirkan diri seniri tanpa memedulikan orang lain. Sedangkan menurut Muhammad Naufal tidak adanya peduli dari masyarakat tetapi bukan salah masyarakat sepenuhnya, lebih kepada pemerintah karena kurang menyediakan fasilitas pembuangan sampah. Disini saya lihat pada tanggapan awal yang sama tetapi di jawaban naufal yang kedua lebih ke arah pemerintah. Menurut saya pemerintah sudah melakukan dengan baik sampai mengeluarkan biaya bejuta – juta milyar untuk sampah tetapi balik lagi kepada masyarakat yang tidak ingin rugi untuk mengeluarkan biaya membuang sampah.
Di soal kedua saya siapa yang melakukan hal tersebut?, jawaban dari saudari Rifka Annisa adalah warga komplek sebelah karena komplek saudari yang masih asri banyak pepohonan dan tanah lapang jadi sasaran untuk membuang sampah. Sedangkan Muhammad Naufal berpendapat anak kecil yang kurang akan pendidikan mengenai membuang sampah yang baik dan benar serta aplikasi orang tua yang kurang dan enggan peduli dengan hal itu. Dari kedua jawaban diatas bebeda tujuan yang dimaksud adalah tanah lapang yang sasaran empuk bagi masyarakat memang menjajikan jika diam – diam membuang sampah di tempat tersebut, serta anak kecil yang kurang pendidikan akan membuang sampah tidak dapat disalahkan seutuhnya melainkan kepada orang tua nya yang memberi nasihat tentang membuang sampah.menurut saya pendidikan mengenai membuang sampai tidak dapat disamakan dengan umur, dari kecil hingga dewasa harus tetap diberi pendidikan akan hal membuang sampah pada tempatnya.
Di soal ketiga Dimana anda biasanya anda temukan tumpukan sampah sembarngan? Saudari Rifka Annisa menjawab dipinggir jalan dan terutama di tanah lapang seperti di belakang rumahnya, menurut saudara Muhammad Naufal di selokan dan terutama disungai ciliwung dekat dengan rumahnya. Baik seperti saya lihat pendapat keduanya berbeda tetapi yang menjadi objek dari Rifka Annisa adalah tanah lapang yang memang kesempatan yang bagus bagi para masyarakat yang membuang sampah di tanah kosong yang tidak dijaga oleh siapapun, sedangkan dari saudara Muhammad Naufal sungai adalah tempat strategis untuk membuang sampah karena sungai tersebut milik umum yang siapapun dapat membuang ke sana. Tanggapan saya perhitungkan lagi sebagai warga yang baik untuk membuang ketempat yang tidak seharusnya, sadar akan keadaan orang lain dan tidak merugikan sekitar.
Disoal keempat Kapan biasanya anda melihat masyarakat yang membuang di tempat tersebut? Saudari Rifka Annisa pun menjawab di tanah kosong warga seberang bisanya membuang pada malam hari dan keesokan pagi harinya sudah banyak sampah di tempat tersebut. Sementara Muhammad Naufal pun berbicara setiap keluar rumah warga sekitar tidak mempedulikan jangka panjang jika membuang sampah sembarangan, dan warga jakarta biasanya menyalahkan warga bogor jika terjadi banjir padahal warga jakarta sendiri yang membuang sampah sembarangan. Bisa saya lihat pendapat Rifka Annisa yang warga komplek sebelah dengan perilaku yang tidak senonoh dan pendapat Muhammad Naufal dengan warga jakarta yang selalu menyalahkan warga bogor. Pendapat saya melihat kedepan adalah salah satu kunci untuk saling mendukung satu sama lain.
Disoal kelima Kenapa tidak ada tindakan lebih lanjut? Jawaban Rifka Annisa himbauan yang tertulis dilarang membuang sampah sembarangan, sedangkan dari Muhammad Naufal dilihat dari kesadaran diri sendiri. Kita sambungkan kedua kejadian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa warga dengan kesadaran yang tinggi akan menimbulkan simpati satu sama lain.
Disoal terakhir Bagaimana solusi anda mengenai hal tersebut? Rifka Annisa menjawab diberi pembatas dan di beri tempat yang banyak untuk membuang sampah sedangkan Muhammad Naufal menjawab diberi tahu di sosial media atau televisi yang dibawakan langsung oleh pemerintah atau pak presiden mengenai membuang sampah sembarangan. Dapat ditanggapi bahwa kualitas pemerintah dalam membratasi sampah sudah cukup memuaskan karena anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit, jadi banggalah dengan pemerintah yang tidak ada kata lelah untuk bangsa Indonesia


http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/02/sampah-di-jakarta-diperkirakan-capai-6-000-ton-per-hari

Lampiran

Rifka Annisa
1.      Apa pendapat anda mengenai kondisi masyarakat masa kini terutama mengenai sampah?
Intinya untuk masyarakat sekarang saya menilai banyak warga yang tidak sadar akan lingkungan, misalkan mereka membuang sampah sembarangan tidak peduli tempat apapun itu, sebenarnya ini tidak patut karena moral dan nilai etika masyarakat menurun, jadi intinya mereka lebih tidak peduli terhadap lingkungan
2.      Siapa yang melakukan hal tersebut?
Menurut dugaan saya, keluarga dan warga sekitar diduga komplek sebelah karena wilayah komplek saya masih asri istilah kata msih banyak pepohonan dan tanah lapang dan mereka memanfaatkannya untuk membuang sampah
3.      Dimana anda biasanya anda temukan tumpukan sampah sembarngan?
Dimana – mana dipinggir jalan itu terutama paling banyak, ditempat umum juga seperti halte, stasiun dan lainnya yang lebih parah lagi diskitar perumahan pun banyak, apalagi ditanah – tanah lapang karena masyarakat menganggap tanah lapang tempat yang dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih berguna
4.      Kapan biasanya anda melihat masyarakat yang membuang di tempat tersebut?
Terutama di tempat yang saya bilang tadi yaitu tanah lapang dan mereka biasanya membuang sampah tersebut pada malam hari, besok paginya yang tadinya tanah itu bersih itu sudah banyak tumpukan sampah
5.      Kenapa tidak ada tindakan lebih lanjut?
Sebenarnya sudah ada peringatan seperti ditulisnya peringatan dilarang membuang sampah di tempat ini tetapi dihiraukan oleh mereka
6.      Bagaimana solusi anda mengenai hal tersebut?
Kalau menurut saya dibuat peringatan harusnya wilayah tersebut harus diberi pembatas seperti pagar atau beton sehingga mereka tidak dapat membuang sampah di tempat itu atau warga menyediakan tempat pembuangan sampah

Muhammad Naufal

1.      Apa pendapat anda mengenai kondisi masyarakat masa kini terutama mengenai sampah?
Menurut saya masyarakat masa kini semakin tidak peduli terhadap sampah walaupun sudah banyak himbauan tetntang dilarang membuang sampah sembarangan tetapi bukan salah masyarakat sepenuhnya melainkan dari pemerintah karena kurang mnyediakan fasilitas tempat untuk membuang sampah pada tempatnya
2.      Siapa yang melakukan hal tersebut?
Banyak masyarakat yang melakukan hal tersebut terutama anak kecil yang kurang diberi pendidikan tentang membuang sampah sembarangan dan orang tua yang seakan tidak peduli dengan hal itu
3.      Dimana anda biasanya anda temukan tumpukan sampah sembarngan?
Biasanya saya melihat tumpukan sampah di selokan, di pinggir jalan, atau di sungai sekitar dekat rumah saya yaitu ciliwung dan di dekat kampus
4.      Kapan biasanya anda melihat masyarakat yang membuang di tempat tersenut?
Setiap saya keluar rumah beberapa warga pasti ada yang membuang sampah sembarangan tanpa mempedulikan jangka kedepannya seperti banjir yang biasanya terjadi dan menyalahkan kota bogor khusunya pada warga jakarta
5.      Kenapa tidak ada tindakan lebih lanjut?
Mungkin itu dilihat dari kesadaran diri sendiri dari masyarakat akan bahaya nya banjir dan dampak buruk untuk kepentingan warga sekitar
6.      Bagaimana solusi anda mengenai hal tersebut?
Seperti iklan di tv contohnya presiden yang berbicara langsung pada masyarakat di televisi pada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan pemerintah sudah menyiapkan beberapa titik tempat sampah untuk mempermudah membuang sampah tersebut tidak di pungut biaya sama sekali, mungkin karena biaya juga masyarakat lebih memilih tempat membuang sampah yang gratis seperti di sungai atau di tanah kosong