Minggu, 08 Januari 2017

Resume Softskill 2



Minggu ke 5

Perspektif etika bisnis dalam ajaran islam dan barat, etika profesi

Berikut ini ada 5 ketentuan umum etika berbisnis dalam Islam.
1.      Kesatuan(Tauhid/Unity)
Dalam hal ini adalah kesatuan sebagaimana terefleksikan dalam konsep tauhid yang memadukan keseluruhan aspek-aspek kehidupan muslim baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial menjadi keseluruhan yang homogen, serta mementingkan konsep konsistensi dan keteraturan yang menyeluruh.

Dari konsep ini maka islam menawarkan keterpaduan agama, ekonomi, dan sosial demi membentuk kesatuan. Atas dasar pandangan ini pula maka etika dan bisnis menjadi terpadu, vertikal maupun horisontal, membentuk suatu persamaan yang sangat penting dalam sistem Islam.

2.      Keseimbangan(Equilibrium/Adil)
Islam sangat mengajurkan untuk berbuat adil dalam berbisnis, dan melarang berbuat curang atau berlaku dzalim. Rasulullah diutus Allah untuk membangun keadilan. Kecelakaan besar bagi orang yang berbuat curang, yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain meminta untuk dipenuhi, sementara kalau menakar atau menimbang untuk orang selalu dikurangi.

Dalam beraktivitas di dunia kerja dan bisnis, Islam mengharuskan untuk berbuat adil,tak terkecuali pada pihak yang tidak disukai. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 8 yang artinya: “Hai orang-orang beriman,hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah SWT,menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-sekali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.Berlaku adillah karena adil lebih dekat dengan takwa.”

3.KehendakBebas(FreeWill)
Kebebasan merupakan bagian penting dalam nilai etika bisnis islam, tetapi kebebasan itu tidak merugikan kepentingan kolektif. Kepentingan individu dibuka lebar. Tidak adanya batasan pendapatan bagi seseorang mendorong manusia untuk aktif berkarya dan bekerja dengan segala potensi yang dimilikinya.

4.Tanggungjawab(Responsibility)
Kebebasan tanpa batas adalah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh manusia karena tidak menuntut adanya pertanggungjawaban dan akuntabilitas. untuk memenuhi tuntunan keadilan dan kesatuan, manusia perlu mempertaggungjawabkan tindakanya secara logis prinsip ini berhubungan erat dengan kehendak bebas. Ia menetapkan batasan mengenai apa yang bebas dilakukan oleh manusia dengan bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya.

5.Kebenaran:kebajikandankejujuran
Kebenaran dalam konteks ini selain mengandung makna kebenaran lawan dari kesalahan, mengandung pula dua unsur yaitu kebajikan dan kejujuran. Dalam konteks bisnis kebenaran dimaksudkan sebagia niat, sikap dan perilaku benar yang meliputi proses akad (transaksi) proses mencari atau memperoleh komoditas pengembangan maupun dalam proses upaya meraih atau menetapkan keuntungan.
Egoisme Etis
Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri. Satu-satunya tujuan tindakan moral setiap orang adalah mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya. Egoisme ini baru menjadi persoalan serius ketika ia cenderung menjadi hedonistis, yaitu ketika kebahagiaan dan kepentingan pribadi diterjemahkan semata-mata sebagai kenikmatan fisik yg bersifat vulgar. Egoisme bermaksud bahawa sesuatu tindakan adalah betul dengan melihat kepada kesan tindakan kepada individu. lndividu yang berpegang kepada falsafah ini percaya bahawa mereka harus mengambil keputusan yang dapat memaksimumkan faedah kepada diri sendiri. Terma “egoisme” berasal dari perkataan “ego”, perkataan Latin untuk “aku” dalam Bahasa Malaysia. Egoisme perlu dibezakan dengan egotisme yang bermaksud penilaian berlebihan psikologi terhadap kepentingan sendiri atau aktiviti sendiri. Teori ini adalah bersifat individualistik. Teori
Relativisme
Relativisme berasal dari kata Latin, relativus, yang berarti nisbi atau relatif. Sejalan dengan arti katanya, secara umum relativisme berpendapat bahwa perbedaan manusia, budaya, etika, moral, agama, bukanlah perbedaan dalam hakikat, melainkan perbedaan karena faktor-faktor di luarnya. Sebagai paham dan pandangan etis, relativisme berpendapat bahwa yang baik dan yang jahat, yang benar dan yang salah tergantung pada masing-masing orang dan budaya masyarakatnya. Ajaran seperti ini dianut oleh Protagras, Pyrrho, dan pengikut-pengikutnya, maupun oleh kaum Skeptik.
makna relativisme seperti yang tertera dalam Ensiklopedi Britannica adalah doktrin bahwa ilmu pengetahuan, kebenaran dan moralitas wujud dalam kaitannya dengan budaya, masyarakat maupun konteks sejarah, dan semua hal tersebut tidak bersifat mutlak. Lebih lanjut ensiklopedi ini menjelaskan bahwa dalam paham relativisme apa yang dikatakan benar atau salah; baik atau buruk tidak bersifat mutlak, tapi senantiasa berubah-ubah dan bersifat relatif tergantung pada individu, lingkungan maupun kondisi sosial.

Konsep Deontology
Berasal dari bahasa yunani Deon yang berarti kewajiban/ Sesuatu yang harus.  Etika deontology ini lebih menekankan pada kewajiban manusia untuk bertindak secara baik menurut teori ini tindakan baik bukan berarti harus mndatangkan kebaikan namun berdasarkan baik pada dirinya sendiri jikalau kita bisa katakana ini adalah mutlak harus dikerjakan tanpa melihat berbagai sudut pandang. Konsep ini menyiratkan adanya perbedaan kewajiban yang hadir bersamaan. Artinya ada sebuah persoalan yang kadang baik dilihat dari satu sisi, namun juga terlihat buruk dari sudut pandang lain.
Pengertian Profesi
Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".
Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi , kode etik , serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum ,kedokteran , keuangan, militer ,teknik desainer, tenaga pendidik.
Seseorang yang berkompeten di suatu profesi tertentu, disebut profesional. Walau demikian, istilah profesional juga digunakan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran, sebagai lawan kata dari amatir. Contohnya adalah petinju profesional menerima bayaran untuk pertandingan tinju yang dilakukannya, sementara olahraga tinju sendiri umumnya tidak dianggap sebagai suatu profesi.
Minggu ke 6

Pengertian budaya organisasi dan perusahaan, hubungan budaya dan etika, kendala dalam mewujudkan kinerja bisnis etis

Penerapan Etika pada Organisasi Perusahaan

Dapatkan pengertian moral seperti tanggung jawab, perbuatan yang salah dan kewajiban diterapkan terhadap kelompok seperti perusahaan, ataukah pada orang (individu) sebagai perilaku moral yang nyata? Ada dua pandangan yang muncul atas masalah ini :

    Ekstrem pertama, adalah pandangan yang berpendapat bahwa, karena aturan yang mengikat, organisasi memperbolehkan kita untuk mengatakan bahwa perusahaan bertindak seperti individu dan memiliki tujuan yang disengaja atas apa yang mereka lakukan, kita dapat mengatakan mereka bertanggung jawab secara moral untuk tindakan mereka dan bahwa tindakan mereka adalah bermoral atau tidak bermoral dalam pengertian yang sama yang dilakukan manusia.
    Ekstrem kedua, adalah pandangan filsuf yang berpendirian bahwa tidak masuk akal berpikir bahwa organisasi bisnis secara moral bertanggung jawab karena ia gagal mengikuti standar moral atau mengatakan bahwa organisasi memiliki kewajiban moral. Organisasi bisnis sama seperti mesin yang anggotanya harus secara membabi buta mentaati peraturan formal yang tidak ada kaitannya dengan moralitas. Akibatnya, lebih tidak masuk akal untuk menganggap organisasi bertanggung jawab secara moral karena ia gagal mengikuti standar moral daripada mengkritik organisasi seperti mesin yang gagal bertindak secara moral.

    Etika Bisnis dan Perbedaan Budaya

Relativisme etis adalah teori bahwa karena masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan etis yang berbeda. Apakah tindakan secara moral benar atau salah, tergantung kepada pandangan masyarakat itu. Dengan kata lain, relativisme moral adalah pandangan bahwa tidak ada standar etis yang secara absolute benar dan yang diterapkan atau harus diterapkan terhadap perusahaan atau orang dari semua masyarakat. Dalam penalaran moral seseorang, dia harus selalu mengikuti standar moral yang berlaku dalam masyarakat manapun dimana dia berada. Pandangan lain dari kritikus relativisme etis yang berpendapat, bahwa ada standar moral tertentu yang harus diterima oleh anggota masyarakat manapun jika masyarakat itu akan terus berlangsung dan jika anggotanya ingin berinteraksi secara efektif. Relativisme etis mengingatkan kita bahwa masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan moral yang berbeda, dan kita hendaknya tidak secara sederhana mengabaikan keyakinan moral kebudayaan lain ketika mereka tidak sesuai dengan standar moral kita.

Ciri Bisnis yang BeretikaCiri-Ciri Bisnis yang beretika yaitu:

    Tidak merugikan siapapun
    Tidak menyalahi aturan-aturan dan norma yang ada
    Tidak melanggar hukum
    Tidak menjelek-jelekan saingan bisnis
    Mempunyai surat izin usaha

Pengertian etika berbeda dengan etiket. Etiket berasal dari bahasa Prancis etiquette yang berarti tata cara pergaulan yang baik antara sesama menusia. Sementara itu etika, berasal dari bahasa Latin, berarti falsafah moral dan merupakan cara hidup yang benar dilihat dari sudut budaya, susila, dan agama.

Etika merupakan filsafat / pemikiran kritis dan rasional mengenal nilai dan norma moral yg menentukan dan terwujud dalam sikap dan pada perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun sebagai kelompok.(sebuah ilmu : pengejawantahan secara kritis ajaran moral yang dipakai).

    Jenis-jenis masalah yang dihadapi dalam Etika
    Sistematik

Masalah-masalah sistematik dalam etika bisnis pertanyaan-pertanyaan etis yang muncul mengenai sistem ekonomi, politik, hukum, dan sistem sosial lainnya dimana bisnis beroperasi.

    Korporasi

Permasalahan korporasi dalam perusahaan bisnis adalah pertanyaan-pertanyaan yang dalam perusahaan-perusahaan tertentu. Permasalahan ini mencakup pertanyaan tentang moralitas aktivitas, kebijakan, praktik dan struktur organisasional perusahaan individual sebagai keseluruhan.

    Individu

Permasalahan individual dalam etika bisnis adalah pertanyaan yang muncul seputar individu tertentu dalam perusahaan. Masalah ini termasuk pertanyaan tentang moralitas keputusan, tindakan dan karakter individual.

    Kendala-kendala Etika Bisnis

Kendala-kendala Pelaksanaan Etika Bisnis Pelaksanaan prinsip-prinsip etika bisnis di Indonesia masih berhadapan dengan beberapa masalah dan kendala. Keraf (1993:81-83) menyebut beberapa kendala tersebut yaitu:

    Standar moral para pelaku bisnis pada umumnya masih lemah. Banyak di antara pelaku bisnis yang lebih suka menempuh jalan pintas, bahkan menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan dengan mengabaikan etika bisnis, seperti memalsukan campuran, timbangan, ukuran, menjual barang yang kadaluwarsa, dan memanipulasi laporan keuangan.
    Banyak perusahaan yang mengalami konflik kepentingan. Konflik kepentingan ini muncul karena adanya ketidaksesuaian antara nilai pribadi yang dianutnya atau antara peraturan yang berlaku dengan tujuan yang hendak dicapainya, atau konflik antara nilai pribadi yang dianutnya dengan praktik bisnis yang dilakukan oleh sebagian besar perusahaan lainnya, atau antara kepentingan perusahaan dengan kepentingan masyarakat. Orang-orang yang kurang teguh standar moralnya bisa jadi akan gagal karena mereka mengejar tujuan dengan mengabaikan peraturan.
    Situasi politik dan ekonomi yang belum stabil. Hal ini diperkeruh oleh banyaknya sandiwara politik yang dimainkan oleh para elit politik, yang di satu sisi membingungkan masyarakat luas dan di sisi lainnya memberi kesempatan bagi pihak yang mencari dukungan elit politik guna keberhasilan usaha bisnisnya. Situasi ekonomi yang buruk tidak jarang menimbulkan spekulasi untuk memanfaatkan peluang guna memperoleh keuntungan tanpa menghiraukan akibatnya.
    Lemahnya penegakan hukum. Banyak orang yang sudah divonis bersalah di pengadilan bisa bebas berkeliaran dan tetap memangku jabatannya di pemerintahan. Kondisi ini mempersulit upaya untuk memotivasi pelaku bisnis menegakkan norma-norma etika.
    Belum ada organisasi profesi bisnis dan manajemen untuk menegakkan kode etik bisnis dan manajemen. Organisasi seperti KADIN beserta asosiasi perusahaan di bawahnya belum secara khusus menangani penyusunan dan penegakkan kode etik bisnis dan manajemen. Di Amerika Serikat terdapat sebuah badan independen yang berfungsi sebagai badan register akreditasi perusahaan, yaitu American Society for Quality Control (ASQC)

Minggu ke 7

Hubungan perusahaan dengan stakeholder, lintas budaya dan pola hidup, audit sosial

STAKEHOLDER
Pengertian stakeholder dalam konteks ini adalah tokoh – tokoh masyarakat baik formal maupun informal, seperti pimpinan pemerintahan (lokal), tokoh agama, tokoh adat, pimpinan organisasi social dan seseorang yang dianggap tokoh atau pimpinan yang diakui dalam pranata social budaya atau suatu lembaga (institusi), baik yang bersifat tradisional maupun modern.

        Macam – Macam Stakeholder :
           Berdasarkan kekuatan, posisi penting, dan pengaruh stakeholder terhadap suatu issu, stakeholder dapat diketegorikan kedalam beberapa kelompok yaitu stakeholder primer, sekunder dan stakeholder kunci.
Ø  Stakeholder Utama (Primer)
  Stakeholder utama merupakan stakeholder yang memiliki kaitan kepentingan secara langsung dengan suatu kebijakan, program, dan proyek. Mereka harus ditempatkan sebagai penentu utama dalam proses pengambilan keputusan.
Ø  Stakeholder Pendukung (Sekunder)
  Stakeholder pendukung (sekunder) adalah stakeholder yang tidak memiliki kaitan kepentingan secara langsung terhadap suatu kebijakan, program, dan proyek, tetapi memiliki kepedulian (concern) dan keprihatinan sehingga mereka turut bersuara dan berpengaruh terhadap sikap masyarakat dan keputusan legal pemerintah.
Ø  Stakeholder Kunci
  Stakeholder kunci merupakan stakeholder yang memiliki kewenangan secara legal dalam hal pengambilan keputusan. Stakeholder kunci yang dimaksud adalah unsur eksekutif sesuai levelnya, legislatif dan instansi. Stakeholder kunci untuk suatu keputusan untuk suatu proyek level daerah kabupaten

Konsep Audit Sosial
Konsep- konsep yang berkenaan dengan audit sosial yang telah dilakukan.

Social Enterprise Partnership (SEP)
‘Audit sosial adalah sebuah metode yang dilakukan berkenaan dengan sebuah organisai (perusahaan, lembga dan sebagainya), dalam merencanakan, mengatur dan mengukur aktivitas nn finansial serta untuk memantau (memonitor) konsekuensi secara eksternal dan internal sekaligus dari sebuah organisasi atau perusahaan yang bersifat komersial’.

The New Economics Foundation (NEF)
‘Audit sosial adalah suatu proses dimana sebuah organisasi dapat menghitung untuk keadaan sosial, laporan pada danmeningkatkan keadaan sosial tersebut. Audit sosial bertujuan menilai dampak sosial yang ditimbulkan oleh organisasi dan tingkah laku anggota - anggota yang  beretika dari sebuah organisasi dalam hubungannya dengan tujuan organisasi tersebut serta hubungannya dengan keseluruhan stakeholderyang terkait dengannya’. Konsep ini menggambarkan bahwa audit sosial lebih merupakan suatu penilaian dampak sosial dari adanya program atau social impact assessment.

The Northern Ireland Co-operative Development Agency (NICDA)
Audit sosial adalah sebuah proses yang dapat dilakukan oleh sebuah organisasi dan agen - agennya untuk menilai dan mewujudkan keuntungan sosial mereka, keuntungan komunitas dan keuntungan lingkungan serta keterbatasannya. Sehingga audit sosial adalah sebuah cara untuk mengukur keluasan dari sebuah organisasi untukdapat hidup dalam berbagai nilai dan sasaran yang sudah disetujui untuk bekerja sama’ 

   Model dan keuntungan Audit social
Sebagai penilaian perwujudan perusahaan dalam aktivitasnya di komunitas dan ini digambarkan oleh sebuah obyek-obyek sosial yang diminati termasuk di dalamnya informasi dan opini, yang menyatakan keadaan perusahaan secara keseluruhan dan bagaimana bentuk dari perusahaan itu sendiri

Selasa, 29 November 2016

Resume Softskill

Minggu ke 1

Prinsip Etika dalam bisnis serta etika dan lingkungan
 
Etika berasal dari bahasa Yunani “Ethos”  yang berarti adat istiadat atau kebiasaan, sehingga dalam pengertian ini etika berkaitan dengan keiasan hidp yang baik, baik pada diri sendiri maupun suatu masyarakat atau kelompok masyarakat.
Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku dalam kegiatan bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia. Artinya, prinsip-prinsip etika bisnis tersebut sangat erat terkait dengan sistem nilai yang dianut oleh masing-masing masyarakat.
Etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Inti dari etos bisnis ini adalah pembudayaan atau pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari suatu perusahaan yang sekaligus juga membedakannya dari perusahaan yang lain. Wujud dari etos bisnis ini antara lain berusaha pelayanan, pengutamaan mutu, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan sebagaimananya.
Stakeholders adalah semua pihak terkait yang berkepntingan dengan kegiatan suatu bisnis atau perusahaann. Pada umumnya ada dua kelompok stakeholdes, yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder. Kelompok primer terdiri dari pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, penyalur, dan konsumen. Srdangkan kelompok sekunder terdiri dari pemerintah setempat pemerintah asing, media massa, kelompok sosial, masyarakat setempat, serta masyarakat pada umumnya.

Minggu ke 2 

Model Etika dalam bisnis, Sumber nilai etika dan faktor-faktor yang mempengaruhi etika manajerial
 
Sumber dari segala moral dalam etika apapun dengan kebenarannya yang absolut. Tiada keraguan dan tidak boleh diragukan nilai-nilai etika yang bersumber dari agama. Agama berkorelasi kuat dengan moral. Setiap agama mengandung ajaran moral atau etika yang di jadikan pegangan bagi para penganutnya. Pada umumnya, kehidupan beragama yang baik akan menghasilkan kehidupan moral yang baik pula.
Etika merupakan ilmu yang mendalami standar moral perorangan dan standar moral masyarakat. Ia mempertanyakan bagaimana standar-standar diaplikasikan dalam kehidupan kita dan apakah standar itu masuk akal atau tidak masuk akal – standar, yaitu apakah didukung dengan penalaran yang bagus atau jelek.
Etika merupakan penelaahan standar moral, proses pemeriksaan standar moral orang atau masyarakat untuk menentukan apakah standar tersebut masuk akal atau tidak untuk diterapkan dalam situasi dan permasalahan konkrit.
Etika Bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah.
Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.
Dengan kata lain Etika bisnis adalah cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Minggu ke 3 

Norma dan etika dalam pemasaran, produksi, manajemen sumber daya manusia dan finansial
  
Etika produksi adalah aturan normatif yang mengandung sistem nilai dan prinsip moral yang merupakan pedoman bagi karyawan dalam melaksanakan tugas pekerjaannya dalam perusahaan. Agregasi dari perilaku karyawan yang beretika kerja merupakan gambaran etika kerja karyawan dalam perusahaan. Karena itu etika kerja karyawan secara normatif di turunkan dari etika bisnis.
Etika kerja setiap karyawan didasari prinsip-prinsip:
·         Melaksanakan tugas sesuai dengan visi, misi dan tujuan perusahaan,
·         Selalu berorientasi pada budaya peningkatan mutu kinerja,
·         Saling menghormati sesama karyawan,
·         Membangun kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas perusahaan,
·         Memegang amanah atau tanggung jawab, dan kejujuran,
·         Mananamkan kedisiplinan bagi diri sendiri dan perusahaan.
Perusahaan dapat berperan dalam berbagai bentuk upaya:
·         Membuat kode etika kerja dengan melibatkan para karyawan,
·         Pelatihan tentang pengertian dan penerapan etika kerja,
·         Melaksanakan proses sosialisasi dan internalisasi etika kerja,
·         Meningkatkan komunikasi horisontal dan vertikal: formal dan informal,
·         Meningkatkan fungsi pengawasan kerja,

Minggu ke 4

Jenis Pasar, Latar belakang monopoli, Etika dalam Pasar Kompetitif 

Jenis-jenis pasar dapat dibagi menjadi tiga, yaitu pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, dan pasar oligopoli. Setiap pasar memiliki ciri-ciri tersendiri, begitu pula dengan setiap kelebihan dan kekurangan yang dimiliki setiap pasar tersebut. Pembeli dan penjual lah yang menjadi acuan penggolongan jenis pasar tersebut, dan masih terdapat beberapa factor lainnya seperti jenis barang yang dijual dan tingkat kesulitan masuk atau keluar dari pasar.
Latar belakang terjadinya monopoli sangat banyak namun lebih dominan disebabkan oleh kemampuan perusahaan yang sangat tinggi dalam banyak hal seperti modal, keahlian, hingga sumber daya yang dikuasai. Namun tak terlepas pula dapat disebabkan adanya hak eksklusif yang diberikan oleh pemerintah.
Etika dalam persaingan sempurna terdapat 2 hal yaitu, mampu untuk mengoptimasi manfaat barang oleh pembeli dan penjual dan pasar harus dalam kondisi ekuilibrium (ekulibrium permintaan dan penawaran)

Minggu, 03 Juli 2016

Tugas B Indonesia 2 kisah nyata

Kisah Perjalanan Hidup Seorang Ayah dan Anaknya dalam The Pursuit Of Happyness - Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak seindah dan semulus yang kita banyangkan kita hanya melihat disaat orang tersebut telah menjadi orang yang sukses dan kaya dengan semua harta yang dimilikinya. ini tidak bisa dipungkiri apalagi di negara kita, perkataan kamu tidak akan di dengar oleh orang jika kamu sendiri tidak bisa memperbaiki kehidupanmu.
Orang tidak akan perduli dengan kehidupan mu, itu asumsi saya, disaat kita mempuanyai segala yang kita miliki orang akan dengan sendirinya menghampiri kita, apa yang kita katakan akan didengar oleh mereka tapi tidak disaat kamu terjatuh, tapi pada saat orang tersebut terjatuh dan jatuh orang-orang yang dulunya begitu dekat bahkan melebihi dari saudaramu sendiripun akan pergi menjauh dan jauh tidak akan perduli sedikitpun akan nasibmu.
The Pursuit Of Happyness salah satu film yang menceritakan kisah perjalanan hidup seorang ayah beserta anaknya dalam menempuh pahitnya kehidupan, semalam saya menyaksikan film ini di salah satu televisi swasta saya sempat juga meneteskan air mata, dimana sebagian cerita dari film tersebut menceritakan kalau sebenarnya untuk menjadi seorang yang sukses tidaklah mudah, terkadang kita berfikir kalau TUHAN tidak pernah memberikan pertolongan dan membiarkan kita hidup dalam penderitaan, dan mungkin saja kita berfikir kalau DIA tidak adil buat kita. Tanpa kita sadari kalau sebenarnya DIA telah memberikan pertolongan kepada kita, hanya saja kita tidak pernah menyadari kalau DIA telah memberikannya lebih daripada yang kita harapkan.
The Pursuit Of Happyness merupakan kisah nyata / biografi dari seorang selesman yang berhasil menjadi pialang saham Christopher Gardner yang menjadi Jutawan dan bekerja pada perusahaan stockbroker dipasar saham yang ada di Amerika Serikat, film yang diperankan oleh Will Smith akan sangat sayang sekali jika anda tidak menyaksikannya dari informasi yang saya kutip dari wikipedia filim ini dirilis tanggal 15 Desember 2007.
Banyak pesan-pesan yang bisa dikutip dari film tersebut, untuk mencapai sesuatu bukanlah gampang semua ada harga yang harus ditukar demi menggapainya, usaha yang keras dan tekad, pintar saja tidak cukup sekalipun dimasa muda disaat sekolah atau kuliah punya nilai "A", tidak menjamin jika tidak mau berusaha dan bekerja keras. Kemisikinan bisa merubah segalanya bahkan dia harus ditinggal istrinya, karena istrinya tidak mampu lagi untuk membiayai kehidupan mereka yang harus bekerja sendiri, akhirnya dia harus berjuang untuk membiayai dirinya sendiri dan juga anak kesayangaannya.
Dari seorang yang miskin hingga menjadi jutawan, pastilah sebuah kisah yang sudah pasti akan mengundang rasa kagum dan menarik untuk kita ketahui. Sebuah moment yang yang mampu menyentuh emosional terdalam dan bersatu dalam sebuah konteks kehidupan spritual akan arti sebuah kehidupan itu sendiri.
Dimana dalam suatu kesempatan di film tersebut, anak Will Smith mengatakan sesuatu cerita dengan ayahnya :

“There was a man who was drowning, and a boat came, and the man on the boat said “Do you need help?” and the man said “God will save me”. Then another boat came and he tried to help him, but he said “God will save me”, then he drowned and went to Heaven. Then the man told God, “God, why didn’t you save me?” and God said “I sent you two boats, you dummy!”
Kira-kira kutipan yang diucapkan oleh anaknya Christoper diatas, Tuhan memberikan pertolongan dengan cara-cara yang kita sendiri tidak mengetahuai kalau itu adalah pertolongan dari NYA, Karena bentuk pertolongan yang diberikan tidak seperti muzizat yang datang secara tiba-tiba dan kasat mata. tapi kita akan menyadari dan memahaminya pada saat kita melihat kebelakang.
Christopher menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable, barang yang salalu dibawa bahkan ada sempat dicuri dan dia berusaha untuk mengambilnya kembali, bone density scanner tersebut memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk.
Keadaan diperparah oleh kebiasaan Chris yang memarkir mobilnya sembarangan. Karena tak mampu membayar surat tilang, mobil Chris akhirnya disita. Puncaknya, Linda pergi meninggalkan Chris dan pergi ke New York City. Awalnya ia hendak membawa serta anaknya, namun urung atas permintaan Chris.
Christopher Gradner, lahir pada 9 february di Milwauke, tidak pernah bertemu dengan sang ayah sejak lahir, dia ingin menjadi sosok seorang ayah yang dia tidak pernah miliki, disaat linda istrinya pergi meninggalkannya kehidupannya mulai berubah, Chris harus rela kehilangan mobil dan apartmentnya. Namun dia tetap bersikukuh untuk tetap dapat bersama anaknya, karena dia telah membuat keputusan dimasa kecilnya, saat dia memiliki anak nanti, dia tidak ingin anaknya tidak tahu siapa bapaknya seperti dirinya.
Dalam keadaan putus asa, Chris tak sengaja berjumpa dengan seseorang yang membawa Ferari, dan chris bertanya kepada orang itu,
“Wow, I gotta ask you two questions. What do you do? And how do you do that ?
pekerjaan apa yang ia lakukan sehingga mampu membeli mobil mewah ? Orang tersebut menjawab bahwa ia adalah seorang pialang saham. Sejak saat itu Chris memutuskan untuk berkarier sebagai pialang saham.
Chris menerima tawaran magang tanpa dibayar di sebuah perusahaan pialang Dean Witter Reynolds yang menjanjikan pekerjaan bagi peserta magang terbaik. Selama magang ia tidak dibayar, Chrispun mulai kehabisan uang, dan akhirnya ia diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. Selama beberapa hari ia tidur di tempat-tempat umum, namun kemudian ia memutuskan untuk tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch. Karena keterbatasan tempat, mereka harus mengantri untuk mendapatkan kamar. Kadang mereka berhasil, kadang gagal dan terpaksa tidur diluar. Kemiskinan dan ke-tunawisma-an ini semakin mendorong tekad Chris untuk menjalankan tugas dengan giat dan mendapatkan pekerjaan di Dean Witter Reynolds.
Adegan yang paling menyentuh buat saya pada bagian inilah yang membuat saya meneteskan air mata dimana dia tidak lagi mendapatkan tempat tinggal karena diusir oleh pemilik karena tidak dapat membanyar uang sewa rumah, dan mereka harus berjalan tanpa tujuan anaknya pun sudah merasa lelah berjalan, untuk menghindari dari pemeriksaan petugas dia membuat cerita dari mesin scaner itu bukan mesin waktu,
agar anaknya mengikutinya hingga akhirnya anaknya dibawa ke dalam kamar mandi umum, dan disanalah akhirnya anaknya tertidur pulas dipanggkuannya agar tidak ada yang tiba-tiba masuk kedalam kamar mandi umum tersbut dia menahan pintu dengan tangan dan kakinya, sembari menatap anaknya yang sedang tertidur pulas, dan air matanyapun jatuh menetes menyadari anaknya harus tidur dengannya di tempat yang tidak layak.
Sebagai orang tua, saya tahu benar apa rasanya saat itu. Karena tidak ada yang lebih menakutkan dari pada sebuah perasaan tidak berdaya untuk dapat memberikan yang terbaik untuk anak anda!
The Pursuit of happiness adalah salah satu film yang layak anda tonton. Banyak pelajaran hidup yang dapat diambil didalamnya. Menceritakan bagaimana sebuah kerja keras dan devotion seorang ayah terhadap anaknya membawa kebahagiaan.
Kita tidak tahu betapa mewahnya sebuah pertolongan bila kita tidak pernah kesulitan. Dan betapa indahnya kebahagiaan, bila tidak pernah merasakan penderitaan. Salah satu pelajaran hidup yang priceless.
Mungkin yang perlu kita pertanyakan dari kisah tersebut adalah bagaimana kita mengartikan sebuah kebahagiaan. Bukan hasil pencapaiannya, namun prosesnya. Karena Seorang milyuner seperti Gardner sekalipun pernah membuat keluarganya kelaparan. Pernah mengalami derita yang tak terbayangkan. Sangat beda dari film-film yang selalu berisi anak seorang kaya yang kemudian menjadi lebih kaya lagi kemudian hidup bahagia. Ini adalah cerita nyata yang juga dialami oleh ratusan juta orang di muka bumi. Apa yang dapat kita pelajari dari Chris Gardner dalam meraih kesuksesannya? Mempertahankan keluarganya? Apakah takdir yang menemukan kita ataukah kerja keras dan kesabaran yang membawa kita menuju takdir kita? Satu hal mungkin yang harus kita ingat sebagai pelajaran, kita tidak pernah tahu apa yang orang lain telah lalui ketika kita membentuk ekspektasi kita.
Di akhir cerita, Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Beberapa tahun kemudian, ia mendirikan perusahaan pialang sendiri, Gardner Rich. Pada tahun 2006, ia menjual sebagian kecil sahamnya dan berhasil mendapatkan jutaan dolar dari penjualan itu.

Sabtu, 04 Juni 2016

Tugas B. Indonesia 2 Resensi Buku 2

Judul :
Biografi Imam Syafi'i
Pengarang :
Dr. Tariq Suwaidan (diterjemahkan oleh Imam Firdaus Lc,Q. Dipl.)
Halaman :
332 hlm
Penerbit :
Zaman
ISBN :
978-602-1687-39-0
Tahun Terbit
2015

Tariq Suwaidan adalah seorang penulis buku yang handal yang telah mengarang sejumlah judul buku yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia seperti; Buku Biografi Imam Syafii, Ensiklopedia Yahudi, Dari Puncak Andalusia, dll. Selain aktif di dunia penulisan, Tariq Suwaidan dikenal sebagai ulama Kuwait yang kontroversial, seperti pengakuannya sebagai anggota Ikhwanul Muslimin Mesir yang mengakibatkannya dipecat oleh stasiun televisi tempat ia bekerja dan sejumlah buku karangannya dilarang oleh sejumlah Negara teluk terkhusus Arab Saudi. Tokoh utama dalam buku ini yaitu imam syafii digambarkan sebagai ahli ilmu yang tidak sombong serta derwaman. Tokoh lain dalam cerita ini adalah guru dari tokoh utama seperti ; Imam Malik ibn Anas. Imam malik digambarkan sebagai ulama yang taat dan cerdas dalam ilmu fiqih dibuktikan dari kitab berjudul Al-Muwaththa yang ditulisnya.
Gaya bahasa dalam buku ini menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh orang awam yang sedang mempelajari sejarah sang imam. Tariq Suwaidan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan diterjemahkan kedalam beberapa bahasa. Namun, buku ini masih menonjolkan sedikit tentang ilmu fiqih imam syafii. Buku ini banyak mengandung amanat yang bermanfaat bagi pembaca untuk meningkatkan keimanan dan keutamaan pemuda dalam menuntut ilmu akhirat maupun dunia.
Kisah buku ini diawali ketika orang tua imam syafii memutuskan hijrah ke Palestina. pada tahun 150 hijriah imam syafii lahir. Tahun kelahiran imam syafii bertepatan dengan wafatnya Imam Abu Hanifah, guru para ahli fiqih Iraq dan imam metode qiyas. Imam Syafii lahir dikota Ghaza, Palestina dengan nama Abu Abdillah Muhammad Ibn Idris Ibn Al-Abbas Ibn Utsman Ibn Syafii Ibn ‘Ubaid Ibn Abd Yazid Ibn Hasyim Ibn Muthallib Ibn Abdi. Nama syafii sendiri berasal dari nama moyang imam syafii bernama syafii ibn al-sa’ib, ia termasuk sahabat rasullulah generasi akhir. Imam Syafii sendiri masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Nabi Muhammad Saw dimana nasab Imam Syafii bertemu dengan nasab Nabi, tepatnya di Abdi Manaf. Perjalanan berlanjut ketika Ayah Imam Syafii meninggal, Ibu beliau memutuskan untuk kembali ke makkah dengan alasan agar nasab mulia yang dimiliki anaknya tidak terputus. Makkah merupakan tanah kelahiran leluhur syafii dan disini awal mula syafii belajar ilmu fiqih serta ilmu dunia. Syafii belajar ilmu fiqih bersama gurunya Muslim Ibn Khalid Al-Zanji, pada usia tujuh tahun syafii sudah hafal al-qur’an dan ketika usia sepuluh tahun berhasil menghafal kitab Al-Muwaththa karya imam malik ibn anas. Imam syafii tidak hanya belajar ilmu fiqih namun ilmu-ilmu lainnya seperti ilmu syair, ilmu nasab, ilmu perang, dll. Ketika sedang asik melantunkan syair di sebuah majelis miliknya, tiba-tiba seorang sahabat beliau berkata “sungguh sayang jika suara merdu yang dimiliki imam syafii hanya digunakan untuk hal-hal yang sifatnya duniawi serta menyarankan imam syafii untuk belajar ilmu fiqih kepada imam malik ibn anas di madinah”. Saran sahabatnya tersebut disambut baik oleh imam syafii, beliau akhirnya mengirim surat untuk Gubernur Madinah agar dipertemukan dengan imam malik.
Sesampainya dimadinah imam syafii menghadap Gubernur Madinah, setelah menjelaskan maksud kedatangannya, Imam syafii dan Gubernur Madinah pergi ke rumah Imam Malik. Akhirnya imam syafii dan gubernur tiba dirumah imam malik. Namun kedatangan mereka ditolak imam malik dengan alasan gubernur menggunakan kekuasaanya untuk ia menerima syafii sebagai muridnya. Syafii menghadap dan menjelaskan maksud kedatangannya ikhlas untuk menuntut ilmu sedangkan gubernur hanya mengantarkannya, untuk lebih meyakinkan imam malik ia melantukan kitab Al-Muwaththa dengan fasih dan lancar hingga imam malik kagum dan menerimanya sebagai murid. Resmi imam syafii menjadi murid imam malik dan belajar ilmu fiqih kepadanya sampai imam malik wafat. Selama belajar dengan imam malik, imam syafii pun gemar melakukan perjalanan menuntut ilmu ke negeri-negeri arab lainnya seperti Yaman, Iraq, Syam, hingga Mesir.

Pengalaman Syafii menurut penulis yang paling berkesan adalah ketika di Iraq, ketika imam syafii berjumpa dengan Muhammad ibn al-hasan murid imam abu hanifah.  Iraq merupakan pusat berkembangnya ilmu fiqih terutama fiqih abu hanifah, disini imam syafii belajar ilmu fiqih mazhab hanafi dengan Muhammad ibn al-hasan yang menjadi gurunya serta sebagai pendebat baginya, sehingga imam syafii dapat menguasai ilmu fiqih mazhab maliki dan hanafi. Setelah merasa cukup imam syafii meninggalkan Iraq dan pergi ke mesir. Mesir merupakan tempat berkembangnya ilmu fiqih mazhab maliki sehingga imam syafii merasa sangat dekat dengan penduduk mesir, hingga berjumpa dengan Muhammad ibn Abdullah ibn Abdul Hakam seorang penganut mazhab maliki, bersama dirinya syafii belajar dan berdebat tentang ilmu fiqih bersamanya. Selain menuntut ilmu, di mesir imam syafii mendirikan sebuah majelis ilmu dan mulai berfatwa mengenai masalah agama sehingga terbentuk mazhab baru yakni, mazhab syafi’iyah. Mazhab imam syafii ini mengkombinasi antara mazhab imam malik yang menekankan kebiasaan orang madinah dengan mazhab imam abu hanifah yang menekankan  logika penalaran dalam setiap hukum fiqihnya. Imam syafii dalam menyusun kitab fiqihnya didasarkan pada al-qur’an dan hadis rasulullah saw, serta jika tidak menemukan hukum di dalam al-qur’an dan hadis, imam syafii mendasarkan hukumnya melalui beberapa metode seperti; pendapat para sahabat, ijma para ulama, qiyas. Imam syafii sendiri menolak metode istihsan dalam pembuatan hukum fiqihnya dengan alasan siapa yang melakukan istihsan berarti ia telah membuat hukum sendiri. Metode inilah yang membedakan mazhab syafii dengan mazhab lainnya terutama mengenai istihsan itu sendiri, dimana mazhab lain menggunakan metode istihsan tersebut. Mesir pula negeri dimana imam syafii wafat, setelah selama bertahun-tahun berkelana mencari ilmu serta menebar kebenaran ilmu allah dalam agama yang mulia yakni, agama islam.


Tugas B. Indonesia 2 Resensi Buku 1

Description: D:\Doc B. Indonesia 2\GriyaBuku.co.id Toko Buku Online Detil produk The Millionaire Mindset GriyaBuku.co.id Toko Buku Online_files\the-millionaire-mindset-965-detail-1.jpg
Judul :
Millionare Mindset Beyond The Financial Planning
Pengarang :
Andreas Freddy Pieloor
Halaman :
274
Penerbit :
Alex Media Kompetindo
ISBN :
9786020227924
Tahun Terbit
2014
Harga :
Rp. 54.800

Buku ini mengungkap bagaimana seseorang menjadi kaya raya karena memiliki mindset untuk menjadi kaya. Seberapa pun penghasilan seseorang tidak menjamin bisa menjadi kaya jika tidak memiliki mindset untuk menjadi kaya. Karena kekayaan adalah sekumpulan harta yang jika diuraikan dalam bentuk neraca memiliki surplus. Kekayaan bukan dihitung dari jumlah asset yang dimiliki, tetapi seberapa banyak hartanya dibandingkan dengan jumlah hutang seseorang. Bisa saja seseorang memiliki banyak asset tetapi tidak termasuk dalam kategori orang kaya, karena ternyata hutangnya lebih besar biula dibandingkan dengan asset yang dimilikinya.
Orang yang telah meraih kesempurnaan mengikuti jalur yang tetap dalam mencapai keberhasilan. Hal disebut oleh Anthony Robbins sebagai Rumus keberhasilan Optimal (Peak Performance). Mari kita bahas apa yang dimaksud oleh Anthony Robbins dengan rumus keberhasilan optimal atau Peak Performance. Ada Empat Langkah dari rumus keberhasilan atau Peak Performance di atas, yakni :
Langkah Pertama, Mengetahui apa yang ingin dihasilkan, yaitu : menentukan dengan tepat apa yang diinginkan. Orang tidak malas. Mereka hanya memiliki tujuan yang impoten yaitu tujuan yang tidak mengilhami mereka.
Langkah Kedua adalah bertindak kecuali kalau Anda menginginkan itu tetap tinggal sebagai mimpi. Anda harus memilih jenis tindakan yang diyakini mempunyai kemungkinan terbesar dapat menghasilkan apa yang diinginkan. Tindakan yang dilakukan tidak selalu menghasilkan apa yang diinginkan.
Langkah Ketiga adalah mengembangkan indera perasa untuk mengetahui jenis tanggapannya dan hasil yang diperoleh dari tindakan, dan memperhatikan secepat mungkin apakah akan mendekati hasil atau menjauhinya. Anda harus tahu apa yang diperoleh dari tindakan itu, dari perbincangan ataukah dari kebiasaan sehari-hari. Kalau yang diperoleh bukanlah yang diinginkan, perhatikanlah apa yang didapat dari tindakan itu, sehingga dapat belajar dari pengalaman orang.
Langkah Keempat adalah langkah yang dapat mengembangkan keluwesan mengubah perilaku sampai memperoleh apa yang diinginkan. Jika melihat orang yang berhasil, anda akan menyadari bahwa mereka mengikuti langkah-langkah ini. Mereka mulai dengan suatu sasaran, karena tanpa sasaran tidak akan dapat mencapainya. Mereka bertindak karena hanya mengetahui tidaklah cukup. Mereka mampu menilai orang lain, untuk mengetahui tanggapan apa yang mereka peroleh, dan tetap beradaptasi, tetap menyesuaikan, tetap mengubah perilaku mereka sampai mereka berhasil.
Kebanyakan orang iri terhadap orang Kaya & Sukses dan menyangkal dirinya sendiri untuk menjadi kaya seperti mereka, Karena Mereka tidak percaya bahwa mereka juga mempunyai hak untuk menjadi Kaya, Mereka juga bisa menjadi Kaya.

Daripada hanya Berharap, Bermimpi, dan Melihat. Rencanakan diri Anda untuk menjadi KAYA antara 5 - 7 Tahun dari sekarang dengan menggunakan alat paling kuat di Bumi - WAKTU. Melebihi Menghasilkan / Menciptakan, Bagaimana Mengendalikan, Daya Ungkit, Nilai Kali, Proteksi, Pertumbuhan, Jalan Keluar.